Showing posts with label surat. Show all posts
Showing posts with label surat. Show all posts
Sunday, September 25, 2016
Contoh Surat Perjanjian Jual Beli
Contoh Surat Perjanjian Jual Beli
SURAT PERJANJIAN JUAL BELI
Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
Nama : ACOZT PRAKOZO
Umur : 27tahun
Pekerjaan : Wirasuwasta
Alamat : Desa Tabarano
Kec. : Wasuponda
Untuk selanjutnya disebut pihak ke I (penjual)
Nama :
Umur :
Pekerjaan :
Alamat :
Untuk selanjutnya disebut pihak ke II (pembeli)
Pada tanggal 6 Januari 2012 pihak ke I telah menjual, lepas / mutlak sebidang tanah darat seluas 20 Are, kepada pihak II dengan harga tunai Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah). Pembayaran dilakukan di hadapan saksi saksi secara tunai.
Batas batas tanah tersebut sebagai berikut :
- Sebelah Barat : Berbatasan dengan tanah Sahuddin
- Sebelah Timur : Berbatasan dengan tanah PT. Pamply
- Sebelah Utara : Berbatasan dengan tanah H. Asmain
- Sebelah Selatan : Berbatasan dengan tanah Sugai
Maka, sejak tanggal 28 Desember 2011, tanah tersebut diatas telah menjadi hak milik pihak ke II atas nama Acozt prakozo. Pada waktu pelaksanaan jual beli tanah tersebut baik pihak I (penjual) maupun pihak ke II (pembeli) juga saksi saksi semuanya menyatakan satu sama lain dalam keadaan sehat wal afiat, baik jasmani maupun rohani, dan segala sesuatu dengan itikad baik.
Demikian , setelah keterangan isi jual beli ini dimengerti oleh pihak ke I dan pihak ke II, juga saksi saksi, maka ditanda tanganilah sebagai permulaan saat pemindahan hak milik pihak ke I kepada pihak ke II.
Bukit Harapan,6 JANUARI 2012
Pihak Ke II (Pembeli) Pihak Ke I (Penjual)
(Acozt prakozo)
Read more »
Go to link download
Labels:
beli,
contoh,
jual,
perjanjian,
surat
Wednesday, September 21, 2016
Makalah Surat Luqman Ayat 13 – 17 dan 22 – 23 Surat Al Zariyat ayat 56 dan Al Bayyinah ayat 5
Makalah Surat Luqman Ayat 13 – 17 dan 22 – 23 Surat Al Zariyat ayat 56 dan Al Bayyinah ayat 5
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
- Latar Belakang
Ibadah adalah tindakan untuk mematuhi perintah dan menjauhi larangan tuhan (Allah) dengan kata lain ibadah ialah suatu orientasi dari kehidupan dan orientasi tersebut hanya tertuju kepada tuhan (Allah) saja.
Manusia diciptakan oleh tuhan dan hanya berorientasikan kepada penciptanya yaitu (Allah), sang pencipta yang menumbuhkan dan mengembangkan manusia, Dia yang memelihara, menjaga dan mendidik manusia, Dia pula yang memberi petunjuk kepada manusia, oleh karena itu hanya kepada Dia manusia menyembah.
Terkait dengan masalah ibadah, terdapat beberapa golongan
hamba Allah yang sama-sama mengaku sebagai seorang hamba yang taat beribadah. Mereka memiliki berbagai pengertian yang berbeda dalam memahami apa hakikat dari ibadah.
hamba Allah yang sama-sama mengaku sebagai seorang hamba yang taat beribadah. Mereka memiliki berbagai pengertian yang berbeda dalam memahami apa hakikat dari ibadah.
Diantaranya ada golongan yang berpendapat bahwa ibadah itu adalah sikap taat dan ketertundukan seorang hamba kepada sang Kholiqnya dalam rangka Taabbud kepada-Nya. Akan tetapi mereka kurang memperhatikan hal-hal kecil diluar itu yang terkait dengan ibadah sosial, pergaulan ataupun sikap toleransi dalam sitiap situasi.
Ada pula yang berpendapat bahwa dalam ibadah yang menjadi titik tekan adalah bagaimana seorang hamba bersungguh-sungguh tatkala mengerjakan sesuatu, dan sesuatu tersebut bernilai ibadah apabila ia tulus. Akan tetapi mereka acapkali menyepelekan ibadah mahdhoh, seperti sholat, puasa dan lain-lain.
Kemudian golongan yang terakhir adalah golongan yang dapat menserasikan antara golongan yang pertama dan kedua, mereka dapat mensinergikan antara ibadah mahdhoh dan ibadah ghoiru mahdhoh.
Akhir-akhir ini marak para kaum yang mengkaji masalah tersebut dan memunculkan kesimpulan yang aneh kedalam telingga kita, kemudian bagaimana sikap kita sebagai seorang terpelajar menyikapinya?
Akhir-akhir ini marak para kaum yang mengkaji masalah tersebut dan memunculkan kesimpulan yang aneh kedalam telingga kita, kemudian bagaimana sikap kita sebagai seorang terpelajar menyikapinya?
- Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas, maka kita dapat menyimpulkan beberapa rumusan masalah. Sebagai berikut :
1. Bagaimana Penafsiran dari Surat Luqman Ayat 13 17 dan 22 23, Surat Al-Zariyat ayat 56 dan Al-Bayyinah ayat 5 menurut beberapa tafsir.
- Tujuan
- Untuk mempelajari tentang penafsiran dari para mufassir terhadap Surat Luqman Ayat 13 17 dan 22 23, Adz-Dzariyat ayat 56 dan Al-Bayyinah ayat 5.
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
A. Surat Luqman Ayat 13 17
Artinya:
13. Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".
14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun [1].Go to link download
Read more »
Friday, September 16, 2016
Makalah Tafsir Surat Al Anfal Ayat 27 Surat An Nisa’ Ayat 14 Surat Ali Imron ayat 133 – 134 dan Surat Al Baqoroh ayat 38
Makalah Tafsir Surat Al Anfal Ayat 27 Surat An Nisa’ Ayat 14 Surat Ali Imron ayat 133 – 134 dan Surat Al Baqoroh ayat 38
Makalah Tafsir Surat Al Anfal Ayat 27, Surat An Nisa Ayat 14, Surat Ali Imron ayat 133 134 dan Surat Al Baqoroh ayat 38
BAB I
PEMBAHASAN
1. Ayat-ayat tentang alam
a. Al-baqoroh 29
???? ??????? ?????? ????? ???? ??? ???????? ???????? ????? ???????? ????? ?????????? ????????????? ?????? ?????????? ?????? ??????? ?????? ???????? ( ?)
29. Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan dia Maha mengetahui segala sesuatu.
Tafsir:
(029. (Dialah yang telah menciptakan bagimu segala yang terdapat di muka bumi) yaitu menciptakan bumi beserta isinya, (kesemuanya) agar kamu memperoleh manfaat dan mengambil perbandingan darinya, (kemudian Dia hendak menyengaja hendak menciptakan) artinya setelah menciptakan bumi tadi Dia bermaksud hendak menciptakan pula
(langit, maka dijadikan-Nya langit itu) hunna sebagai kata ganti benda yang dimaksud adalah langit itu. Maksudnya ialah dijadikan-Nya, sebagaimana didapati pada ayat yang lain, faqadhaahunna, yang berarti maka ditetapkan-Nya mereka, (tujuh langit dan Dia Maha Mengetahui atas segala sesuatu) dikemukakan secara mujmal ringkas atau secara mufasshal terinci, maksudnya, "Tidakkah Allah yang mampu menciptakan semua itu dari mula pertama, padahal Dia lebih besar dan lebih hebat daripada kamu, akan mampu pula menghidupkan kamu kembali?" )
(langit, maka dijadikan-Nya langit itu) hunna sebagai kata ganti benda yang dimaksud adalah langit itu. Maksudnya ialah dijadikan-Nya, sebagaimana didapati pada ayat yang lain, faqadhaahunna, yang berarti maka ditetapkan-Nya mereka, (tujuh langit dan Dia Maha Mengetahui atas segala sesuatu) dikemukakan secara mujmal ringkas atau secara mufasshal terinci, maksudnya, "Tidakkah Allah yang mampu menciptakan semua itu dari mula pertama, padahal Dia lebih besar dan lebih hebat daripada kamu, akan mampu pula menghidupkan kamu kembali?" )
Bahwa Allah SWT setelah merinci ayat-ayat-Nya tentang diri manusia dengan mengingatkan awal kejadian, sampai kesudahannya dan menyebutkan bukti keberadaan serta kekuasaan-Nya melalui apa yang mereka saksikan sendiri pada diri mereka, kemudian Dia menyebutkan ayat-ayat-Nya atau bukti lain yang ada dicakrawala melalui apa yang mereka saksikan, yaitu penciptaan langit da bumi, untuk menunjukka kekuasaa-Nya yang meliputi segala-galanya da menunjukkan betapa banyak karunia-Nya kepada umat manusia dengan menjadikan segala yang ada di umi sebagai bekal da persediaaan untuk dimanfaatkan.
Penjelasan:
Menurut Syekh Ahmad Musthofa Al-Maraghi, makna ayat 29:
???? ??????? ?????? ????? ???? ??? ???????? ???????? (Dialah Tuhan yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu) .
Dalam memanfaatkan benda-benda di bumi ini, dapat dilakukan denga cara:
1. Memanfaatkan benda-beda itu dalam kehidupan jasadi untuk memberikan potensi pada tubuh ataukepuasan padanya dalam kehidupan duniawi.
2. Dengan memperhatikan benda-benda yang tidak dapat diraih oleh tangan secara langsung untuk digunakan sebagai bukti tentang kekuasaan penciptaan dan dijadikan santapan rohani.
Denga ayat ini kita mengetahui bahwa pada dasarnya memanfaatkan segala benda di bumi ini dibolehkan.
????? ???????? ????? ?????????? (kemudian Dia meuju Langit), yaitu:
Kata Samaa artinya sesuatu yang jauh berada diatas kepala kita. Dan kata Istawaa berarti langsung menuju tujuan tanpa kecenderungan mengerjakan sesuatu yang lain di tegah-tengah menciptakannya.
????????????? ?????? ?????????? (lalu menciptakan tujuh langit) yaitu:
Maksud dari ayat tersebut, Allah menyempurnakan penciptaan langit hingga menjadi tujuh langit.
?????? ??????? ?????? ???????? (lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan dia Maha mengetahui segala sesuatu) yaitu:
Allah pencipta segala sesuatu, yang mengatur segala sesuatu. Dan jangkauan pegetahuan-Nya yang menyeluruh ini sama dengan jangkaua-Nya yang menyeluruh bagi pengatura-Nya. Hal ini mendorong keimanan kepada Tuahan Yang Maha Pencipta lagi Easa, memotivasi beribadah kepadan-Nya.
Setelah Allah swt menyebutkan bukti keberadaan dan kekuasaan-Nya kepada makhluk-Nya melalui apa yang mereka saksikan sendiri pada diri mereka, lalu Dia menyebutkan bukti lain melalui apa yang mereka saksikan, yaitu penciptaaan langit dan bumi.
- : (Syaikh Abu Bakar al-Jazairy berkata): yakni; Dia telah menciptakan bagi kamu semua apa yang ada di muka bumi agar kamu dapat menghimpun kekuatan untuk berbuat taat, bukan untuk berbuat maksiat. [Ays]
Menurut riwayat Ali ibnu talhah dari ibnu Abbas disebutkan bahwa penghamparan bumi dilakukan sesudah penciptaan langit dan bumi.
Dan di dalam ayat 13 Surah Al-Jaatsiyah, dikatakan, "Dia menciptakan bagi ?kalian segala yang ada di langit dan di bumi."
b. Ibrahim 32-34
????Go to link download
Read more »
Subscribe to:
Posts (Atom)