Thursday, September 22, 2016
Makalah Ilmu Mantiq dan Logika Tarif definisi
Makalah Ilmu Mantiq dan Logika Tarif definisi
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Mantiq adalah alat atau dasar yang penggunaannya akan menjaga kesalahan dalam berpikir. Lebih jelasnya, Mantiq adalah sebuah ilmu yang membahas tentang alat dan formula berpikir, sehingga seseorang yang menggunakannya akan selamat dari cara berpikir salah. Manusia sebagai makhluk yang berpikir tidak akan lepas dari berpikir. Namun, saat berpikir, manusia seringkali dipengaruhi oleh berbagai tendensi, emosi, subyektifitas dan
lainnya sehingga ia tidak dapat berpikir jernih, logis dan obyektif.
lainnya sehingga ia tidak dapat berpikir jernih, logis dan obyektif.
Mantiq merupakan upaya agar seseorang dapat berpikir dengan cara yang benar, tidak keliru. Sebelum kita pelajari masalah-masalah mantiq, ada baiknya kita mengetahui apa yang dimaksud dengan "berpikir". Berpikir adalah proses pengungkapan sesuatu yang misteri (majhul atau belum diketahui) dengan mengolah pengetahuan-pengetahuan yang telah ada dalam benak kita (dzihn) sehingga yang majhul itu menjadi malûm (diketahui).
Kita sudah begitu sering berpikir. Rasa-rasanya berpikir begitu mudah.semenjak kecil kita sudah biasa melakukannya. Setiap hari kita berdialog dengan diri kita sendiri, berdialog dengan orang lain, berbicara , menulis, membaca suatu uraian dan lain-lain.
Namun apabila diselidiki lebih lanjut, dan terutama bila harus diraktekkan sungguh-sungguh ternyata berpikir dengan teliti dan tepat merupakan kegiatan yang cukup sukar juga. Keinsafan akan adanya kesulitan-kesulitan mendorong orang untuk memikirkan caranya ia berpikir, serta meneliti asas-asas hukum yang harus mengatur pemikiran manusia agar dapat mencapai kebenaran. Dengan demikian, timbullah suatu ilmu yang disebut logika. Sebagai pelopor ilmu logika adalah Aristoteles (348-322 SM) dengan karyanya yang terkenal dengan judul To Organon.
Lapangan penerapan logika sangatlah luas, bukan hanya di bidang ilmu pengetahuan saja tetapi di seluruh bidang kehidupan. Sebab, sebagai makhluk yang berakal, kita harus menggunakan akal sehat di segala bidang kehidupan karena hal ini sangatlah dibutuhkan dewasa ini. Bangsa kita sedang mengalami suatu masa peralihan yang cepat.
Dalam menghadapi persoalan yang sulit ini sangatlah dibutuhkan orang yang cakap berpikir, menalar sendiri, dengan objektif, rasionala dan kritis,dan yang mendasarkan tindakan-tindakannya atas alasan-alasan yang tepat, bukan atas emosi atau prasangka.
B. RUMUSAN MASALAH
a) Sebutkan macam-macam tarif ?
b) Jelaskan syarat-syarat tarif!
c) Bagaimana tarif (definisi) dalam wacana para ahli logika dan filosof ?
C. TUJUAN
a) Menyebutkan macam-macam tarif beserta penjelasannya secara terperinci
b) Menjelaskan syarat-syarat tarif
c) Menjelaskan pendapat para ahli logika dan filosof mengenai tarif (definisi)
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN TARIF (DEFINISI)
Takrif (al-tarif) secara etimologi berarti pengertian atau batasan sesuatu. Takrif disebut juga al qaul al-syarih (ungkapan yang menjelaskan). Dengan demikian, takrif menyangkut adanya sesuatu yang dijelaskan, penjelasannya itu sendiri, dan cara menjelaskannya.
Al-Jurzani menjelaskan pengertian takrif sebagai berikut:
????????? ???? ?????? ?????? ???????????? ???????????? ?????????? ?????? ?????
Takrif adalah penjelasan tentang penuturan sesuatu, yang dengan mengetahuinya akan melahirkan suatu pengetahuan yang lain.
Takrif juga disebut al-had, yaitu
?????? ????? ????? ??? ?????? ?????????
Kalimat yang menunjukkan hakikat sesuatu.
Pengertiam logis tentang persoalan objek pikir merupakan upaya memahami maknanya dalam membentuk sebuah keputusan dan argumentasi ilmiah yang menjadi pokok bahasan mantik. Dan dalam praktiknya mesti menguasai bahan pembentukan takrif, yaitu kulliyah al-Khams.
Sedangkan menurut istilah ahli logika (mantiq), tarif atau definisi adalah teknik menjelaskan sesuatu yang dijelaskan, untuk diperoleh suatu pemahaman secara jelas dan terang, baik dengan menggunakan tulisan maupun lisan, dan dalam ilmu mantiq dikenal dengan sebutan (qaul syarih). Dalam bahasa Indonesia, tarif tersebut dapat diungkapkan dengan perbatasan dan definisi.
Tarif secara lughawi adalah memperkenalkan, memberitahukan secara jelas dan terang mengenai sesuatu. Tarif secara mantiki yaitu teknik atau cara untuk menerangkan sesuatu, baik secara tulisan maupun lisan, dan kemudian diperoleh pemahaman yang jelas dari penerangan tersebut. Tarif dalam B.Indonesia disebut defenisi.
Dalam ilmu mantiq, tarif berperan amat besar, karena istidlal (penarikan kesimpulan) yang merupakan tujuannya yang paling fundamental, tergantung amat erat kepada jelasnya tarif lafadz yang dipakai untuk menyusun qadhiyah-qadhiyah (kalimat-kalimat) yang darinya ditarik natijah (kesimpulan). Jika tarif lafadz tidak jelas, maka kesimpulan yang dihasilkan mungkin sekali keliru atau salah.
B. PEMBAGIAN TARIF
Tarif dibagi menjadi 4 macam, yaitu:
1) Tarif Had
Tarif dengan had, adalah tarif yang menggunakan rangkaian lafadz kulli jins dan fashl.Contoh: Manusia adalah hewan yang berfikir.
Hewan adalah jins dan berfikir adalah fashl bagi manusia.
Tarif had ada 2, yaitu tarif had tam dan tarif had naqish
a) Tarif Had Tam
???? ???????? ??????????? ??????????? ??????????????
Penjelasan sesuatu (muarraf yang didefinisikan) dengan menggunakan jenis qarib dan fashal qarib.
Contoh: Manusia adalah hewan yang dapat berfikir (al-insan hayawan al-nathiq)
Hewan adalah jins qarib kepada manusia karena tidak ada lagi jins di bawahnya. Sedangkan dapat berfikir adalah fashal qarib baginya.
b) Tarif Had Naqish
???? ???????? ??????????? ?????????? ??????????? ?????????? ???? ??????????? ?????????? ??????
Penjelasan sesuatu (muarraf yang didefinisikan) dengan menggunakan jenis baid dan fashal qarib, atau hanya fashal qarib.
Contoh: Manusia adalah tubuh yang dapat berfikir ( al-insan jism al-nathiq).
Jism adalah jins baid bagi manusia dan dapat berfikir adalah fashl qarib baginya.
Contoh: Manusia adalah yang dapat berfikir (hanya fashal qarib saja).
2) Tarif Rasm
Tarif dengan rasm adalah tarif yang menggunakan jins dan irdhi khas. Contoh: Manusia adalah hewan yang dapat tertawa.
Hewan adalah jins dan tertawa adalah irdhi khas (sifat khusus) manusia.
Tarif rasm ada 2, yaitu tarif rasm tam dan tarif rasmnaqish
a) Tarif Rasm Tam
???? ???????? ??????????? ?????????? ?????????????
Penjelasan sesuatu (muarraf yang didefinisikan) dengan menggunakan jenis qarib dan khashah.
Contoh: Manusia adalah hewan yang mampu belajar kitab.
Hewan adalah jins qarib bagi manusia, sedangkan mampu belajar kitab adalah khashah baginya.
b) Tarif Rasm Naqish
???? ???????? ??????????? ?????????? ????????????? ???? ????????????? ??????
Penjelasan sesuatu (muarraf yang didefinisikan) dengan menggunakan jenis baid dan khashah atau dengan khashah saja.
Contoh: Manusia adalah jism (tubuh) yang bisa ketawa.
Jism adalah jins baid bagi manusia dan bisa tertawa adalah khashah baginya.
Contoh:Manusia adalah yang tertawa.(dengan khashah saja)
3) Tarif dengan Lafadz
?????????? ????????? ?????????? ???? ???? ??????
Penjelasan sesuatu (muarraf yang didefinisikan) dengan menggunakan kata muradif (sinonim) yang lebih jelas dari muarraf.
Contoh:
????????? ???? ?????????
Sesuatu yang menyerupai bambu runcing adalah pena.
??????????? ???? ????????
Singa jantan adalah singa.
4) Tarif dengan Mitsal
?????????? ????????? ???????????
Penjelasan sesuatu (muarraf yang didefinisikan) dengan menggunakan contohnya.
Contoh: subjek (fail) itu seperti mahasiswa dalam ucapan mahasiswa telah datang.
C. SYARAT-SYARAT TARIF
`Tarif menjadi benar dan dapat diterima, jika syarat-syaratnya terpenuhi, antara lain:
Go to link download