Showing posts with label baru. Show all posts
Showing posts with label baru. Show all posts

Friday, September 23, 2016

Mengapa Aplikasi Populer Selalu Muncul di iOS Terlebih Dahulu Baru Android

Mengapa Aplikasi Populer Selalu Muncul di iOS Terlebih Dahulu Baru Android



Sekalipun ada lebih banyak ponsel Android daripada iPhone di Amerika, jumlah serta variasi aplikasi yang ada untuk platform Android bisa terbilang tertinggal jika dibandingkan iOS. Para pengguna Android bahkan tak jarang harus menunggu sebuah aplikasi populer seperti Instagram atau Pinterest selama setahun terlebih dahulu untuk bisa memainkannya di perangkat mereka, jauh tertinggal daripada pengguna di platform iOS yang telah bisa menikmatinya jauh-jauh hari.
Mengapa Aplikasi Populer Selalu Muncul di iOS Terlebih Dahulu, Baru Android?Untuk mengetahui alasannya, Flurry Analytics membantu Anda menjawabnya. Lembaga riset ini baru saja merilis sebuah laporan yang menjelaskan sebab akibat di balik masalah ini, sambil memaparkan beratnya tantangan yang harus dihadapi para developer. Laporan tersebut juga menceritakan bagaimana aplikasi Android akan kesulitan mengejar ketertinggalannya, dan para developer kecil yang ingin menghadirkan aplikasi mereka untuk kedua platform tersebut bakal susah bersaing.

Salah seorang developer asal Swedia yaitu Johan Emil Johansson mengatakan bahwa para developer aplikasi paling tidak harus bisa menjual 50 buah aplikasi seharga $1 per download setiap jamnya, selama 24 jam penuh, untuk menyambung hidup mereka. Aplikasi baru jelas membutuhkan biaya mahal dalam pembuatannya, apalagi menghadapi pesatnya pertumbuhan model-model perangkat baru.
Masalah utama yang dihadapi oleh para developer tersebut senantiasa berkutat dengan besarnya variasi dari jumlah perangkat yang ada. Flurry mencatat bahwa paling tidak ada 331 macam smartphone dan tablet yang harus ditulis codingnya jika mereka menginginkan aplikasi mereka tersedia di 90 persen perangkat yang beredar di pasaran.
Jika jumlah tersebut Anda rasa terlalu besar, Flurry menghitung bahwa para developer masih harus membuat 18 versi coding yang berbeda untuk 18 macam perangkat, dan jumlah tersebut baru mencapai 50 persen variasi perangkat yang ada. Perhitungan tersebut masih belum selesai karena para developer masih harus menyesuaikan aplikasi mereka untuk bermacam-macam versi OS. Misalnya: pengguna iPhone 4 bisa saja menggunakan iOS 4, 5 atau 6.
Namun perlu dicatat bahwa platform iOS hanya mewakili jumlah ponsel serta variasi OS yang jauh lebih sedikit jika dibandingkan Android. Jumlah yang lebih sedikit tersebut bisa dibaca sebagai jam kerja yang juga jauh lebih sedikit bagi para programmer yang keuangannya masih pas-pasan (untuk standar Amerika).
Flurry juga menemukan fakta bahwa jumlah insentif yang diterima para developer untuk mengembangkan sebuah aplikasi iOS jauh lebih besar daripada Android. Flurry mengatakan bahwa jika mempertimbangkan seberapa sering sebuah aplikasi digunakan, 1 orang pengguna iPhone setara dengan 14 orang pengguna Android. Ketika perbandingan tersebut dikhususkan terhadap pengguna Samsung, 1 orang pengguna iOS setara dengan 7 orang pengguna perangkat buatan Samsung.
Well, melihat kenyataan ini, jangan salahkan para developer jika mereka lebih memprioritaskan platform iOS daripada Android ;)

Go to link download

Read more »

Thursday, September 22, 2016

Ilmuwan Menemukan Planet Baru MOA 2011 BLG 322

Ilmuwan Menemukan Planet Baru MOA 2011 BLG 322


Ilmuwan: Kita Butuh Teknologi untuk Temukan Alien

Planet Baru MOA-2011-BLG-322

Ini untuk menjawab pertanyaan besar: Adakah kehidupan selain di Bumi?


Alvin Crew - Selama ribuan tahun, manusia terus bertanya-tanya, apakah ada kehidupan lain di luar alam semesta selain Bumi? Sampai hari ini pertanyaan itu belum terjawab. Setidaknya, jawaban yang nyata secara ilmiah.

Tapi, di sebuah Kongres Amerika Serikat yang digelar pada 4 Desember lalu, beberapa ahli astrobiologi menyatakan, bahwa sekarang sudah ada teknologi untuk mencari kehidupan di luar alam semesta Bumi, seperti dilansir Space, Sabtu 7 Desember 2013.

Untuk menemukan kehidupan di luar Bumi, baik itu berbentuk mikroba atau kehidupan cerdas alien, ilmuwan meminta pada kongres AS agar dibuatkan sebuah teleskop yang mampu mendeteksi tanda-tanda biologis hidup dan teknologi alien di luar Bumi.

Saat ini, ada beberapa teleskop canggih yang berfungsi untuk mendeteksi kehidupan di luar Bumi. Namun, para ahli astrobiologi meminta agar pemerintah tetap berinvestasi untuk membuat sebuah teleskop yang lebih canggih lagi.

"Ini pertama kali dalam sejarah manusia, kita memiliki teknologi untuk menemukan kehidupan di planet lain. Hari ini, manusia telah mampu mengetahui planet-planet yang kondisinya mirip dengan Bumi," kata Sara Seager, ahli astrobiologi dari Massachusetts Institute of Technology.

Planet baru 

MOA-2011-BLG-322

Seperti diketahui, astrobiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang asal, evolusi, penyebaran, dan masa depan kehidupan di alam semesta. Bidang ilmu ini meliputi pencarian lingkungan layak huni, baik yang ada di dalam dan di luar sistem Tata Surya.

Menurut Eddie Bernice Johnson, Anggota Kongres AS, ilmu astrobiologi telah menjadi tema utama dari seluruh upaya NASA dalam mengeksplorasi ruang angkasa.

"Untuk menemukan dunia baru itu, dibutuhkan pendanaan yang berkelanjutan di misi-misi NASA selanjutnya," kata Johnson.

Sampai saat ini, NASA telah mengidentifikasi lebih dari 3.500 planet layak huni yang berada di luar sistem Tata Surya. Sepuluh di antaranya memiliki ukuran yang sama dengan Bumi, dan terletak di zona layak huni karena mengorbit pada sebuah bintang.

Tak hanya itu, misi robot Curiosity di planet Mars juga telah menemukan bahwa di masa lalu planet Merah itu sangat mendukung untuk kehidupan. Karena banyak ditemukan sisa-sisa mikroba yang hidup sebelum suhu di Mars menjadi ekstrim.

"Sekarang manusia sudah berada di era di mana data-data kehidupan di luar Bumi sudah banyak ditemukan," tutup Mary Voytek, Kepala astrobiologi NASA.

Go to link download

Read more »